Jaringan Komputer
Topologi Jaringan
Topologi Jaringan adalah hal
yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur – unsur dasar penyusun
jaringan , yaitu node, link, dan station. Topologi
Jaringan dibagi menjadi 7 tipe seperti di bawah ini :
1. Topologi Jaringan Ring
Topologi Jaringan Ring adalah topologi jaringan yang rangkaiannya
berupa titik yang mana masing – masing titik bagian kanan dan kirinya terhubung
ke dua titik lainnya sampai ke komputer yang pertama dan akhirnya membentuk
lingkaran seperti cincin.
1. Topologi Star
Topologi Star adalah topologi jaringan yang mana
terdapat satu penghubung (Hub / Switch) sebagai pusat dan setiap
komputer terhubung dengan penghubung tersebut.
1. Topologi Jaringan Tree
Topologi Jaringan Tree adalah topologi jaringan yang bertingkat dan hierarki, di
mana antar koneksi menggunakan Hub / Switch dan masing – masing Hub terhubung
dengan server.
1. Topologi Jaringan Bus
Topologi Jaringan Bus adalah topologi jaringan yang hanya memakai satu kabel
(Coaxcial) sebagai media transmisi dan kabel tersebut sebagai pusat bagi
seluruh server yang terhubung.
1. Topologi Jaringan Extended Star
Topologi Jaringan Extended Star adalah topologi jaringan yang sama dengan topologi
jaringan star, tetapi pada topologi jaringan extended star memiliki lebih
banyak repeater dalam suatu node pusat sehingga jangkauannya lebih panjang
dibandingkan dengan topologi jaringan star biasa.
1. Topologi Jaringan Linier
Topologi Jaringan Linier adalah topologi jaringan bisa juga disebut dengan
topologi bus yang runtut, kabel utama terhubung dengan setiap komputer dengan
penyambung T, lalu pada ujungnya dipasang terminator.
1. Topologi Jaringan Mesh
Topologi Jaringan Mesh adalah topologi jaringan yang mana semua workstation bisa
terhubung satu sama lain secara acak atau teratur.
Media Jaringan
Media Jaringan adalah perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah komputer baik
hardware maupun software, yaitu minimal 2
buah komputer, Network Interface Card (NIC), serta perangkat LAN seperti
Hub, Repeater, Bridge, File Server, dan Media Transmisi.
A. Media Transmisi Menggunakan Kabel (Wired
Network) :
- Twisted Pair : (UTP) & (STP)
- Coaxcial
- Serat Optic, dll.
1. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
Adalah jenis
kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, memiliki isolasi dari plastik
dan terbungkus oleh bahan isolasi yang mampu melindungi dari api dan kerusakan
listrik.
- Kelebihan : murah, ukurannya kecil, mudah diinstalasi.
- Kekurangan : jarak jangkauannya hanya 100 m, rentan terhadap interfensi gelombang
elektromagnetik.
- Fungsi : digunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan
komputer.
2.
Kabel STP (Shielded Twisted Pair)
Adalah
jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi.
- Kelebihan : lebih tahan
terhadap interfensi gelombang elektromagnetik, memiliki perlindungan dan
antisipasi tekukan kabel.
- Kekurangan : mahal, susah diinstalasi, ukurannya lebih besar dari kabel UTP.
- Fungsi : digunakan pada beberapa alat elektronik untuk menghubungkan antara pengirim
dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data beberapa alat elektronik,
seperti telepon, komputer, televisi, dan radio.
3. Kabel Coaxcial
Adalah jenis kabel yang memiliki
2 buah penghantar / konduktor berupa kabel solid terbuat dari tembaga sebagai
inti, kemudian dilapisi sekat isolator dan dililt kembali oleh penghantar
berupa kabel serabut yang terbuat dari tembaga / alumunium sebagai penghantar bagian
luar.
- Kelebihan : murah, jarak jangkauan cukup
jauh.
- Kekurangan : susah diinstalasi, jika kabel
dipasang di atas tanah rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat
berakibat putusnya hubungan / jaringan.
- Fungsi : digunakan untuk menstransmisikan
frekuensi mulai dari 300 KHz ke atas, dan penggunaan kabel ini memiliki kanal
frekuensi yang sangat besar.









